Arang batok kelapa semakin mendapat perhatian sebagai salah satu sumber energi alternatif yang dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus memanfaatkan limbah pertanian. Bahan baku yang berasal dari tempurung kelapa ini diolah melalui proses karbonisasi hingga menghasilkan arang dengan karakteristik pembakaran yang stabil.
Dalam beberapa tahun terakhir, meningkatnya perhatian terhadap energi yang lebih berkelanjutan turut mendorong permintaan terhadap produk berbasis biomassa, termasuk arang batok kelapa.
Sebagai bagian dari energi berbasis biomassa, arang batok kelapa berkontribusi terhadap pengembangan green energy melalui pemanfaatan sumber daya terbarukan yang tersedia secara lokal. Dengan karakteristik nilai kalor yang tinggi dan waktu pembakaran yang relatif stabil, komoditas ini semakin banyak dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan energi, mulai dari sektor rumah tangga hingga industri. Tren tersebut menunjukkan bahwa biomassa tidak hanya menjadi alternatif energi, tetapi juga bagian dari upaya mendukung transisi menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan.
Melihat perkembangan tersebut, PT Bumi Asri Prima Pratama (BAPP) menyatakan tengah menjajaki peluang pengembangan bisnis pada sektor energi berbasis biomassa, termasuk potensi pemanfaatan arang batok kelapa sebagai salah satu komoditas strategis. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperluas portofolio bisnis di bidang energi sekaligus merespons meningkatnya kebutuhan pasar terhadap produk energi alternatif yang lebih berkelanjutan.
Apabila rencana tersebut terealisasi, ekspansi ke sektor arang batok kelapa diharapkan tidak hanya membuka peluang bisnis baru bagi perusahaan, tetapi juga dapat memperkuat rantai pasok biomassa nasional melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang memiliki nilai tambah. Pengembangan energi berbasis biomassa diperkirakan akan menjadi salah satu segmen yang terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan sumber energi yang lebih beragam dan berkelanjutan.
Energi & Migas
Arang Batok Kelapa Perkuat Potensi Energi Biomassa, BAPP Siapkan Langkah Ekspansi
13 Jul 2026